Atasi Dampak Karhutla, Satgas TNI Fasilitasi Koordinasi PLN, PDAM, dan Pemdes Nanga Mau

Guna menekan risiko kebakaran hutan dan lahan, Satgas TNI memfasilitasi pertemuan koordinasi antara Pemerintah Desa Nanga Mau, PLN, dan PDAM Kayan Hilir. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk obrolan santai di kedai ini bertujuan mencari solusi terpadu atas masalah ketersediaan air dan stabilitas listrik yang krusial saat musim kemarau.

Kolonel Arh Saptarendra P menekankan bahwa mitigasi Karhutla bukan sekadar imbauan, tetapi harus menyentuh sektor vital seperti ekonomi dan sosial. Masalah ketersediaan air bersih menjadi sorotan utama karena banyak warga dusun masih bergantung pada sungai dan sumber air bukit yang mulai menipis saat kondisi cuaca ekstrem melanda.

Kepala Desa Nanga Mau, Markus, mengapresiasi langkah TNI dalam menjembatani keluhan warga dengan pihak penyedia layanan publik. Ia mengungkapkan tantangan unik di desanya yang mulai beralih ke sektor sawit, sehingga kebutuhan akan infrastruktur air dan listrik yang stabil menjadi semakin mendesak untuk mendukung aktivitas warga.

Pihak PLN Kayan Hilir menanggapi persoalan pemadaman dengan janji fleksibilitas jadwal demi mendukung operasional sekolah dan menara telekomunikasi. Pengerjaan pergantian gardu yang sedang berlangsung ditargetkan segera selesai minggu depan untuk memastikan pasokan listrik kembali normal dan stabil di seluruh kecamatan.