Halmahera Tengah – Dalam rangka memulai masa jabatannya sebagai Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. melakukan kunjungan langsung ke Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, yang terletak di Kecamatan Patani Barat, pada Rabu, 15 April 2026. Kunjungan ini dilakukan bersama Danrem 152/Baabullah serta Bupati Halmahera Tengah, bertujuan untuk memantau dan memastikan kondisi masyarakat pasca konflik yang sempat melanda daerah tersebut.
Kedatangan Pangdam disambut antusias oleh warga setempat. Dalam suasana emosional, Pangdam berinteraksi dengan masyarakat untuk merasakan langsung dampak yang dialami oleh penduduk Banemo dan Sibenpopo setelah insiden konflik.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan jaminan bahwa masyarakat dapat kembali melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman. Dalam pertemuannya, Pangdam menyampaikan perlunya pemahaman mendalam mengenai situasi yang sebenarnya, terutama terkait berbagai informasi yang beredar dan menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat.
“Saya hadir di sini untuk memastikan kondisi di lapangan, serta untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” ungkap Pangdam. Ia juga menekankan pentingnya mencegah terulangnya kejadian serupa yang berdampak negatif, terutama untuk generasi muda yang merupakan masa depan bangsa.
Pangdam mengimbau masyarakat agar menjaga emosi mereka dan tidak terprovokasi oleh oknum tidak bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Selain itu, ia mendorong generasi muda untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa, baik melalui keterlibatan di TNI maupun Polri.
Pangdam XV/Pattimura juga berkomitmen untuk turut serta dalam kegiatan pembangunan di wilayah Patani Utara sebagai bentuk perhatian terhadap kemajuan daerah. Di penghujung pertemuan, ia menggarisbawahi pentingnya persatuan dan kebersamaan untuk mencegah terulangnya konflik di masa depan. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat rasa aman dan mempererat tali hubungan antara TNI dan masyarakat, serta mempercepat pemulihan sosial di Patani Barat.



