Bangli – Dalam rangka mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Babinsa Desa Landih turut berpartisipasi dalam sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Desa Landih, pada Jumat (10/7/2026), dan diselenggarakan oleh Tim Satuan Kerja (Satker) Perumahan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) Provinsi Bali.
Sebanyak 18 calon penerima bantuan mengikuti pelatihan ini untuk mendapatkan pemahaman yang jelas tentang pelaksanaan Program BSPS Tahun 2026. Sosialisasi ini menjelaskan tentang syarat administrasi yang harus dipenuhi, tata cara pembangunan, penggunaan dana bantuan, dan prinsip Rumah Layak Huni (RLH). Melalui program ini, diharapkan masyarakat dengan ekonomi rendah bisa mendapatkan hunian yang lebih baik dan nyaman.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Desa Landih, I Nengah Pasti, dan beberapa anggota Tim Satker, termasuk I Kadek Markayasa. Kadek Markayasa mengungkapkan bahwa Program BSPS merupakan bukti dari kebijakan pemerintah untuk mendukung masyarakat berpenghasilan rendah dalam memperoleh rumah yang layak huni sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup.
Dalam kesempatan yang sama, Babinsa, Serma I Komang Juni Suantara, menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Dia berharap agar masyarakat mematuhi setiap langkah yang diatur demi keberhasilan program bantuan ini. Sosialisasi berlangsung dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.



