Babinsa Jehem Ikuti Pembinaan Kader Posyandu untuk Meningkatkan Kesehatan Desa

Bangli – Dalam upaya meningkatkan kapasitas serta mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tingkat desa, Sertu Kadek Muliana, Babinsa dari Desa Jehem, Koramil 1626-03/Tembuku, ikut serta dalam kegiatan pembinaan kader Posyandu. Acara ini diselenggarakan di balai pertemuan Kantor Perbekel Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli pada Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh seluruh kader Posyandu di Desa Jehem dan berlangsung dengan lancar, tertib, serta aman. Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, diikuti dengan doa bersama, sambutan dari Perbekel Desa Jehem yang sekaligus meresmikan kegiatan tersebut, penyematan pin kepada para kader, sambutan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pemberian materi oleh narasumber mengenai peran kader dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Di antara para peserta yang hadir, tampak Camat Tembuku, perwakilan PMD PPKD Kabupaten Bangli, Ketua TP PKK Desa Jehem, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Tembuku bersama jajaran Posyandu (Postu 1 dan 2), PLKB Desa Jehem, dan seluruh kader Posyandu.

Sertu Kadek Muliana mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut merupakan dukungan dari TNI, khususnya aparat kewilayahan, untuk memperkuat usaha peningkatan kesehatan masyarakat melalui peran kader Posyandu di desa.

“Diharapkan melalui pembinaan ini, para kader Posyandu akan lebih memahami tugas dan tanggung jawab mereka, sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal, terutama di bidang kesehatan ibu dan anak,” ujar Muliana.

Di sisi lain, Danramil 1626-03/Tembuku Kapten Cpl I Wayan Widana, yang hadir atas izin Dandim 1626/Bangli, menekankan bahwa kegiatan pembinaan kader Posyandu ini adalah langkah strategis mendukung program pemerintah dalam sektor kesehatan. “Koramil akan terus mendukung setiap kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pembinaan kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan aparat kewilayahan dapat semakin menguat, demi tercapainya masyarakat yang sehat dan sejahtera. (Pendim 1626/Bangli)