SIDRAP – Penyaluran bantuan pangan yang dilakukan oleh Perum Bulog di Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, berlangsung dengan sukses dan tepat sasaran pada Kamis (16/04/2026). Proses distribusi yang dilakukan di Kantor Desa Passeno ini didampingi oleh Babinsa, Serma Kamaruddin, untuk memastikan kelancaran penyaluran kepada warga yang telah terdaftar sebagai penerima bantuan bahan pangan.
Dalam acara tersebut, turut hadir Kepala Desa (Kades) Passeno, staf desa, serta perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.
Bantuan pangan yang disalurkan terdiri dari 494 karung beras dengan kemasan 10 kg dan 988 bungkus minyak goreng Minyakita dengan ukuran 1 liter. Total penerima bantuan mencapai 246 orang, di mana setiap orang mendapatkan jatah dua karung beras dan empat bungkus minyak goreng Minyakita. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk periode bulan Februari hingga Maret 2026.
Serma Kamaruddin menjelaskan bahwa pendampingan ini dilakukan untuk mengawasi agar penyaluran berlangsung lancar, transparan, dan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan pangan ini tepat sasaran kepada warga yang membutuhkannya,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kades Passeno memberikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak dalam proses penyaluran bantuan ini. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Masyarakat Desa Passeno juga menyambut positif penyaluran bantuan pangan ini. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan pihak-pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan yang sangat berarti bagi mereka.
Dengan terlaksananya penyaluran bantuan yang sukses dan tepat sasaran ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Passeno serta menguatkan hubungan antara aparat, pemerintah desa, dan warga.



