Dukungan TNI untuk Pendidikan Anak di Bojonegoro

BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan pada tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, merupakan wujud nyata dari komitmen TNI untuk tidak hanya membangun infrastruktur. Selain pembangunan fisik, program ini juga termasuk kegiatan non-fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan masyarakat desa.

Pada kesempatan yang menarik di Dusun Krebet, tampak pada Selasa (21/7/2026) jeritan ceria anak-anak saat mengaji di TPQ Nurul Huda. Mereka dibimbing oleh Serda Risky, seorang anggota Satgas TMMD ke-129, yang dengan sabar memberikan arahan dan memandu mereka menghafal huruf hijaiyah, meskipun di tengah kesibukan pembangunan yang harus mereka selesaikan.

Bersama rekan satu timnya, Prada Achmad, Risky memilih untuk membagi waktu dan tidak langsung beristirahat. Mereka menyadari pentingnya pendidikan agama di tengah keterbatasan guru pengajar di daerah tersebut. Ini menjadi momen spesial untuk tidak hanya memberikan pengetahuan, tapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat setempat.

Serda Risky menjelaskan, komunikasi dan interaksi secara langsung sangat penting untuk masa depan generasi muda. “Kehadiran kami kini memberi warna baru di Desa Kesongo, di mana anak-anak tidak lagi takut kepada kami, tetapi malah menunggu kehadiran kami untuk belajar mengaji,” ungkapnya. Hal ini menjadikan kegiatan TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga membangun jiwa dan karakter anak-anak di desa.