ACEH JAYA – Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan serta daya beli masyarakat. Untuk memastikan kondisi pasar tetap terkendali, aparat kewilayahan secara rutin melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga sembako di wilayah binaan.
Babinsa Posramil Pasie Raya Kodim 0114/Aceh Jaya melaksanakan pengecekan harga sembako dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik perdagangan di Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (06/07/2026).
Kegiatan pemantauan tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan pasokan barang tetap tersedia bagi masyarakat. Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi pasar terpantau aman dengan ketersediaan sembako yang masih mencukupi kebutuhan warga.
Beberapa komoditas utama yang dipantau antara lain beras premium yang dijual dengan harga Rp245.000 per sak, sementara beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersedia dengan harga Rp65.000 per sak ukuran 5 kilogram. Harga minyak goreng curah tercatat Rp20.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan Rp22.000 per liter.
Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dijual seharga Rp21.000 per kilogram, telur ayam Rp55.000 per papan, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, serta cabai merah besar Rp50.000 per kilogram. Sementara cabai rawit berada pada kisaran Rp45.000 per kilogram.
Komoditas hortikultura lainnya seperti tomat dijual Rp28.000 per kilogram, wortel Rp15.000 per kilogram, dan kentang Rp15.000 per kilogram. Adapun tepung terigu tersedia dengan harga Rp10.000 per kilogram dan tepung Segitiga Biru Rp15.000 per kilogram.
Pemantauan harga pasar yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat daerah. Informasi yang diperoleh dari lapangan menjadi bahan pemantauan perkembangan harga kebutuhan pokok yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga berinteraksi dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi barang dan ketersediaan stok di pasaran. Hasil komunikasi menunjukkan bahwa pasokan sejumlah kebutuhan pokok masih berjalan lancar sehingga aktivitas perdagangan berlangsung normal.
Kehadiran Babinsa di pasar juga menjadi bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, aparat kewilayahan dapat mengetahui secara langsung berbagai perkembangan yang terjadi di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada pedagang dan pembeli.
Dengan harga sembako yang relatif stabil dan pasokan yang masih tersedia, masyarakat di Kecamatan Pasie Raya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik. Pemantauan pasar secara berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan harga maupun gangguan distribusi bahan pokok di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.(0114).



