Pidie – Proyek rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikerjakan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sampai dengan hari Kamis, 6 Agustus 2026, kemajuan pembangunan telah mencapai angka 80 persen, dengan fokus saat ini adalah menyelesaikan tahap akhir, di mana pengecoran lantai, pemasangan kusen, pintu dan jendela, serta penyelesaian plester dinding dan beberapa pekerjaan finishing lainnya sedang berlangsung di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
Anggota Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk memelihara semangat gotong royong dalam menyelesaikan setiap unit rumah dengan cepat. Sinergi yang terbangun selama proses penggarapan menjadi elemen krusial yang membantu menjaga kualitas pekerjaan serta menjamin bahwa seluruh sasaran tercapai sesuai jadwal yang ditetapkan.
Dandim 0102/Pidie, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengungkapkan bahwa pencapaian yang diraih merupakan hasil kerja sama yang kuat antara personel Satgas dan masyarakat yang bekerja tanpa kenal lelah.
“Kami berkeyakinan bahwa rehabilitasi RTLH ini akan dipenuhi sesuai waktu yang ditargetkan. Setiap langkah dalam tahap pekerjaan kami laksanakan dengan mengedepankan kualitas agar rumah yang dihasilkan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya. TMMD tak hanya sekedar membangun, tetapi juga menghadirkan harapan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat kebersamaan,” tegasnya.
Dengan kemajuan yang terus meningkat, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie optimis bahwa rehabilitasi RTLH dapat diselesaikan dalam waktu yang telah direncanakan, sehingga masyarakat yang berhak dapat segera menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman sebagai hasil nyata dari kerja sama antara TNI dan rakyat.



