Latihan Pencak Silat Militer: Membangun Prajurit Tangguh di Kodim 1309/Manado

Manado – Dalam upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan daya tahan fisik para prajurit, personel Kodim 1309/Manado telah melaksanakan latihan Pencak Silat Militer (PSM) di Aula Makodim 1309/Manado. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan kemampuan bela diri yang penting untuk mendukung tugas pokok TNI di lapangan.

Materi latihan yang diberikan mencakup teknik bela diri tanpa senjata, serangan, tangkisan, serta berbagai teknik pertempuran jarak dekat. Komandan Kodim 1309, Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr (Han), dalam arahan yang disampaikannya menjelaskan bahwa kegiatan PSM sangat krusial sebagai bekal bagi setiap prajurit. Ia menegaskan bahwa kemampuan bela diri tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman, tetapi juga untuk membentuk mental prajurit yang disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat juang yang tinggi.

“Melalui latihan PSM ini, saya berharap semua prajurit dapat meningkatkan kemampuan individu, baik secara fisik maupun mental. Seorang prajurit harus sigap, tanggap, tegas, dan berwibawa dalam pelaksanaan tugasnya,” ujar Dandim.

Latihan Pencak Silat Militer tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter prajurit yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai upaya pelestarian budaya bangsa, khususnya seni bela diri pencak silat yang merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dikembangkan.

Dengan adanya latihan rutin ini, diharapkan seluruh personel Kodim 1309/Manado dapat selalu siap menjalankan tugas dengan mental dan fisik yang kuat, demi keberhasilan tugas satuan.