Pembangunan Jembatan Garuda di Barito Timur: TNI dan Masyarakat Bersinergi

Pembangunan Jembatan Garuda di Barito Timur menjadi sorotan utama, berkat kolaborasi antara TNI, dalam hal ini Kodam XXII/Tambun Bungai dan Kodim 1012/Buntok, serta partisipasi aktif masyarakat. Pada Minggu, 12 April 2026, upaya distribusi material utama berupa pasir dilakukan di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah. Aktivitas ini merupakan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian proyek jembatan yang sangat dinantikan oleh warga setempat.

Pengangkutan pasir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan anggota TNI yang bekerja sama dengan masyarakat dalam hal penyediaan sarana transportasi. Ketersediaan material ini sangat vital agar proses pembangunan dapat berlangsung tanpa kendala. Menurut Dandim 1012/Buntok, Letkol Inf Muhammad Edi, S.I.P., pengadaan pasir menjadi komponen krusial dalam mendukung kelancaran tahapan pembangunan yang telah direncanakan.

Lebih lanjut, Letkol Edi menekankan pentingnya kerjasama antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong ditunjukkan oleh warga yang tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam kegiatan pengangkutan material. Keterlibatan masyarakat ini menciptakan rasa memiliki terhadap proyek yang memiliki dampak besar bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai tepat waktu. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas di wilayah Barito Timur, yang tentunya akan memacu pertumbuhan ekonomi lokal. Proyek ini adalah contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat yang saling mendukung demi kebaikan bersama.