Konawe Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1430/Konawe Utara resmi dibuka melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Apdasi, Kelurahan Andowia, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, pada Rabu (22/4/2026) pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dan dihadiri oleh sekitar 300 peserta bersama tamu undangan.
Upacara pembukaan dipimpin oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur. Dalam acara tersebut juga hadir pejabat TNI, Polri, serta unsur Forkopimda, di antaranya Danrem 143/HO Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, Dandim 1430/Konut Letkol Kav Kuswara selaku Dansatgas TMMD, dan Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta undangan lainnya.
Rangkaian upacara berjalan khidmat, diawali dengan laporan dari komandan upacara, penghormatan pasukan, dan pemeriksaan pasukan oleh inspektur upacara. Selanjutnya, dilakukan pembacaan laporan singkat mengenai TMMD ke-128, penandatanganan naskah penyerahan sasaran TMMD antara Dandim 1430/Konut dan Bupati Konawe Utara, serta penyematan tanda peserta dan penyerahan alat kerja kepada perwakilan Satgas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa program TMMD adalah manifestasi dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang bertujuan tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa desa adalah basis utama pembangunan daerah, sehingga TMMD memiliki peran strategis dalam percepatan pembangunan yang merata.
“TMMD sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antar desa, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan TMMD dan menjaga hasil pembangunan yang akan dicapai. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada TNI, namun juga pada partisipasi masyarakat secara langsung.
Pelaksanaan TMMD ke-128 di Konawe Utara melibatkan 150 personel dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri, yang tergabung dalam satuan tugas untuk menjalankan program fisik dan nonfisik di daerah sasaran selama kegiatan berlangsung. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan dari Kodim 1430/Konut, sesi foto bersama, serta pengobatan dan sunatan massal bagi masyarakat setempat sebagai bagian dari program nonfisik TMMD. Upacara berakhir pada pukul 10.15 WITA dengan aman dan tertib. Dengan dimulainya TMMD ke-128 ini, diharapkan program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Konawe Utara.



