Lombok Tengah – Di halaman Yayasan Pondok Pesantren Abdul Madaris Wal-Masajid Nahdatul Wathan, suasana ceria tampak menyelimuti para santri. Kegiatan yang berlangsung di alam terbuka ini menghadirkan puluhan santri yang berkumpul untuk menyerap materi kebangsaan dari pihak TNI tanpa sekat kelas yang biasanya membatasi.
Sertu Supri, yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tanak Beak, mengambil peran aktif dengan memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Tempat pelatihan yang berada di ruang terbuka hijau ini diharapkan bisa menciptakan suasana belajar yang lebih relaks tapi tetap serius dalam mendapatkan ilmu.
Selama sesi pelatihan, Sertu Supri menyampaikan pentingnya karakter generasi muda yang tidak selalu terikunci dalam ruangan. Konsep belajar yang menyatu dengan alam dikembangkannya untuk menciptakan ikatan emosional yang kuat dan meningkatkan rasa cinta tanah air santri.
“Kami ingin agar santri tidak hanya menguasai spiritualitas, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan serta nasionalisme yang tinggi pada negara kita,” imbuh Sertu Supri di tengah latihan fisik dan mental, Rabu (17/6/2026).



