Satgas TMMD 128 Boalemo Wujudkan Fasilitas Kesehatan Lingkungan di Desa Hutamonu

BOALEMO – Di bawah langit cerah Kabupaten Boalemo, sebuah transformasi besar bagi kesehatan masyarakat tengah berlangsung. Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 dari Kodim 1316/Boalemo terus memacu detak pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito.
Selasa (30/04/2026).

Menjadi tonggak penting saat struktur atap mulai terpasang sempurna, menandai segera hadirnya peradaban sanitasi yang lebih layak bagi warga.
Pemandangan di lapangan memperlihatkan progres yang sangat signifikan. Bangunan yang beberapa hari lalu masih berupa tumpukan material, kini telah menjelma menjadi struktur yang kokoh. Dinding bata ringan yang berdiri presisi kini telah terlindungi oleh atap yang tersusun rapi, memberikan gambaran nyata bahwa fasilitas vital ini tak lama lagi dapat digunakan oleh penduduk setempat.

Pengerjaan proyek ini menjadi bukti betapa efektifnya manajemen lapangan yang diterapkan Satgas TMMD. Aktivitas di lokasi terlihat layaknya sebuah orkestra pembangunan; para prajurit dengan keahlian teknisnya memimpin konstruksi utama, sementara warga desa dengan antusiasme tinggi memastikan aliran material tidak pernah terhenti.

Suara dentingan peralatan konstruksi dan canda tawa di tengah kerja keras menjadi bukti bahwa sekat-sekat antara aparat dan masyarakat telah lebur dalam semangat pengabdian. Pola kerja yang terbagi dalam unit-unit spesialis—mulai dari tim konstruksi dinding hingga tim logistik material—membuat proyek ini berjalan sangat sistematis dan efisien.

Pesan Dansatgas, Mewariskan Budaya Hidup Sehat
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 1316/Boalemo, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., saat meninjau langsung ke lokasi mengungkapkan rasa bangganya terhadap kecepatan dan kualitas kerja tim di lapangan.

“Melihat atap yang sudah mulai terpasang, kami optimis fasilitas ini akan selesai lebih awal dari jadwal. Namun, fokus kami bukan sekadar kecepatan, melainkan durabilitas bangunan. Kami sedang membangun warisan kesehatan untuk anak cucu di Desa Hutamonu ini,” tegas Letkol Czi Wiratama.

Lebih jauh, lulusan perwira teknik ini menjelaskan bahwa pembangunan MCK ini adalah intervensi langsung TNI terhadap isu kesehatan lingkungan.

“Sanitasi adalah jantung dari kualitas hidup. Dengan fasilitas yang bersih dan layak, kita sedang memutus mata rantai penyakit dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat secara mandiri. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai pelindung, tapi juga sebagai motor perubahan bagi kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Kado Terindah untuk Boalemo
Keterlibatan swadaya masyarakat menjadi kunci utama melesatnya progres fisik di titik ini. Warga Desa Hutamonu menyadari bahwa kehadiran MCK umum yang representatif adalah jawaban atas kerinduan mereka akan fasilitas publik yang higienis.

Dengan progres yang kini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing), Satgas TMMD 128 Boalemo percaya diri dapat mempersembahkan karya terbaik bagi daerah. Pembangunan fasilitas sanitasi ini diproyeksikan menjadi kado terindah bagi warga Boalemo, sebuah simbol keberhasilan kemanunggalan yang tidak hanya terlihat secara visual, namun terasa manfaatnya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.(1316).