
Malang – Siapa yang sangka, para prajurit TNI tidak hanya terlatih di medan pertempuran, tetapi juga memiliki keahlian dalam membangun infrastruktur. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0818 di Kabupaten Malang membuktikan hal itu. Di tengah rutinitas militer, mereka menunjukkan bahwa mampu mengaduk semen dan menyusun batu bata untuk membantu masyarakat.
Kegiatan TMMD ke-130 menampilkan pemandangan yang menunjukkan teamwork antara prajurit dan warga. Dengan perlengkapan sederhana, para prajurit terlihat antusias melakukan pekerjaan konstruksi yang sangat bermanfaat. Cangkul dan sekop menjadi senjata baru mereka dalam misi pengabdian, menggantikan senjata yang biasa mereka gunakan di medan perang.
Di bawah terik matahari, semangat tinggi para prajurit Satgas TMMD dalam mengaduk semen dan menyiapkan material tidak bisa diragukan lagi. Setiap tindakan mereka selaras dengan tujuan program TMMD yang ingin memberikan bantuan dan mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan yang membutuhkan.
Program ini menciptakan suasana sinergi antara tentara dan masyarakat. Dengan saling bahu-membahu mulai dari mengangkut material hingga bekerja di lokasi pembangunan, TNI dan warga berkolaborasi demi kebaikan bersama. Atas nama pengabdian, para prajurit menjalankan tugas ini dengan sepenuh hati, dan itu menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

