Peran Aktif Babinsa dalam Pembangunan Jembatan di Kotawaringin Timur

Babinsa, atau Bintara Pembina Desa, memiliki peran krusial dalam pengembangan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Serka Herman dari Koramil 1015-07/Parenggean menjadi contoh nyata dari dedikasi tersebut di Dusun Tandang, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dengan semangat yang tinggi, ia terlibat langsung dalam program pembangunan jembatan Garuda, yang merupakan salah satu proyek prioritas nasional. Keberadaannya tidak hanya di lapangan, namun juga berintegrasi dengan berbagai elemen masyarakat demi mempercepat realisasi proyek pembangunan.

Saat ini, pembangunan jembatan Garuda belum dapat diselesaikan, yang mengakibatkan masyarakat, terutama siswa sekolah, kesulitan dalam transportasi. Dalam mengatasi masalah ini, Serka Herman menunjukkan kepeduliannya dengan membantu anak-anak pergi dan pulang sekolah menggunakan perahu. Ini bukan hanya solusi praktis tetapi juga menjawab kebutuhan mendesak agar anak-anak tetap dapat menempuh pendidikan tanpa harus terjebak dalam situasi yang membahayakan.

Salah satu warga, Yanti, mengungkapkan harapannya terhadap jembatan yang sedang dibangun. Sebelum adanya proyek ini, mereka terpaksa menggunakan rakit atau perahu sebagai sarana transportasi. Dengan adanya jembatan Garuda, ia berharap kehidupan masyarakat di Dusun Tandang akan berubah lebih baik. Yanti juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Serka Herman atas dedikasinya yang selalu hadir dan mendukung pendidikan anak-anak di desa mereka.

Aksi dan pengabdian Babinsa seperti Serka Herman adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menciptakan perubahan yang signifikan. Program pemerintah yang didukung oleh personel TNI menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar melindungi negara tetapi juga berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pelosok negeri.